Menu

Kegiatan Prolanis Puskesmas II Denpasar Timur Hari Sabtu 27 April 2019

  • Sabtu, 27 April 2019
  • 1136x Dilihat

      Prolanis adalah suatu system pelayanan kesehatan dan pendekatan proaktif yang dilaksanakan secara terintegrasi yang melibatkan Peserta, Fasilitas Kesehatan dan BPJS Kesehatan dalam rangka pemeliharaan kesehatan bagi peserta BPJS Kesehatan yang menderita penyakit kronis untuk mencapai kualitas hidup yang optimal dengan biaya pelayanan kesehatan yang efektif dan efisien. Tujuannya yaitu mendorong peserta penyakit kronis mencapai kualitas hidup optimal dengan indicator 75% peserta terdaftar yang berkunjung ke Faskes Tingkat Pertama memiliki hasil “baik” pada pemeriksaan spesifik terhadap penyakit DM Tipe 2 dan Hipertensi sesuai Panduan Klinis terkait sehingga dapat mencegah timbulnya komplikasi penyakit.

      Kegiatan Prolanis ini rutin dilakukan setiap bulannya di Puskesmas II Denpasar Timur. Pada hari ini Sabtu, 27 April 2019 pelaksanaan kegiatan prolanis di awali dengan pemeriksaan kesehatan bagi para peserta prolanis diantaranya pemeriksaan Berat Badan dan tinggi Badan, Tekanan Darah, Lingkar Perut, dan Gula Darah Puasa. Kemudian peserta prolanis mengkuti kegiatan senam pencegahan osteoporosis yang dipandu oleh  Ibu Anak Agung Anom Kartini sebagai instruktur senam. Para peserta terlihat sengan antusias mengkuti kegiatan senam tersebut.

      Selesai melakukan senam, kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan edukasi dengan tema “Senam Kaki Diabetes Melitus” menggunakan media video dan presentasi yang di berikan oleh PIC Prolanis Puskesmas II Denpasar Timur yaitu dr. Ni Wayan Kandita Arumdani. Gerakan senam Kaki diabetes ini sangat dianjurkan untuk dilakukan secara rutin. Manfaat yang diharapkan dari gerakan kaki yang teratur dari senam kaki diabetes adalah tidak terjadinya komplikasi yang sering terjadi pada kaki-kaki pasien DM seperti luka infeksi yang tidak sembuh dan menyebar. Cara melakukan gerakan senam kaki diabetes ini sangatlah mudah untuk dilakukan. Senam kaki diabetes bisa dilakukan di dalam maupun di luar ruangan, tidak memerlukan waktu yang lama karena hanya berlangsung sekitar 15-30 menit dan yang penting tidak memerlukan peralatan yang rumit, karena cukup dengan kursi dan sehelai koran bekas.

      Agar manfaat senam kaki diabetes lebih maksimal, penderita minimal melakukan gerakan  senam kaki diabetes 3 kali sepekan, namun alangkah baiknya dapat dilakukan setiap hari.

Berita Terpopuler

Apa Itu PAP SMEAR?
Apa Itu PAP SMEAR?
Kelas Ibu Hamil
Kelas Ibu Hamil